
Followers
Friday, February 12, 2010
Along Masak????

Tuesday, February 9, 2010
70 dosa besar
1. MAKSUD DOSA
· Balasan buruk kerana melakukan larangan Allah dan meninggalkan suruhannya
JENIS-JENIS DOSA
i) DOSA BESAR
· Maksud
§ Kesalahan yang dikenakan hukuman tertentu di dunia dan amaran azab di akhirat
· Contoh
§ Minum arak, berzina, membunuh
§ Mengumpat dan derhaka kepada ibu bapa
· Akibat buruk jika melakukan dosa besar
§ Dikenakan hukuman kisas, hudud dan takziz
§ Menerima seksa neraka jika tidak bertaubat
ii) DOSA KECIL
· Maksud
§ Kesalahan yang tidak diberi peruntukan hukuman tertentu di dunia atau amaran azab di akhirat
· Contoh
§ Melihat aurat bukan muhram
§ Bercakap perkara yang tidak memberi faedah
· Akibat buruk jika melakukan dosa kecil
§ Jika dilakukan secara berterusan boleh menjadi dosa besar
Mengikut imam Azzahabiyy dalam kitabnya "Al-Kabaair" beliau menghimpunkan jenis dosa-dosa besar sebanyak 70 perkara.
01 - Belajar ilmu dan sembunyi pengetahuan
02 - Bersaksi palsu
03 - Berjudi
04 - Bersumpah palsu dan bohong
05 - Berbohong
06 - Bergambar di baju (bila sembahyang)
07 - Perempuan pelacur
08 - Berbuat buruk terhadap yang lemah
09 - Berdebat dan memusuhi
10 - Bersifat dayus
11 - Bercakap kasar dengan orang tua
12 - Dusta nama Allah dan rasulnya
13 - Derhaka pada suami
14 - Derhaka pada hamba Allah, anggap baik dirinya
15 - Hakim derhaka
16 - Homosek (seagama/sejenis)
17 - Mengurangi timbangan
18 - Lari seorang hamba dari tuannya
19 - Lelaki menyerupai wanita
20 - Lari dari medan perang di jalan Allah
21 - Membunuh manusia
22 - Membunuh diri sendiri
23 - Mengamalkan sihir
24 - Meninggalkan sembahyang lima waktu
25 - Meninggalkan sembahyang jumaat
26 - Menderhaka kepada kedua ibu bapa
27 - Memutuskan hubungan silaturrahim
28 - Melakukan zina
29 - Makan harta anak yatim secara tidak betul
30 - Makan dari kekayaan haram
31 - Memberi dan menerima rasuah
32 - Melabuhkan pakaian kerana berlagak sombong
33 - Makan riba
34 - Minum arak
35 - Mencuri
36 - Merompak
37 - Melalukan kezaliman
38 - Melakukan pengkhianatan
39 - Menyebut-nyebut pemberian
40 - Mengingkari janji
41 - Memfitnah
42 - Mengutuk orang islam
43 - Merasa aman dari kemurkaan Allah
44 - Menipu harta rampasan
45 - Melampaui batas
46 - Menuduh zina terhadap orang baik
47 - Memakai emas dan sutera (bagi lelaki)
48 - Mempercayai nujum dan sihir
49 - Menjadi bapa sanggup
50 - Mencari kesalahan orang lain
51 - Menganggu orang lain
52 - Menganggu tetangga
53 - Menyakiti dan memaki orang islam
54 - Mengintip dan membuka rahsia orang
55 - Mencaci sahabat Nabi
56 - Mengurangi wasiat
57 - Mengingkari takdir
58 - Putus asa dari rahmat Allah
59 - Penipuan dan kezaliman terhadap rakyat
60 - Riak dan mempamerkan diri
61 - Syirikkan Allah dengan sesuatu yang lain
62 - Sombong serta angkuh
63 - Sembelih untuk selain Allah
64 - Tidak mengeluarkan zakat
65 - Tidak berpuasa di bulan ramadhan
66 - Tidak mengerjakan haji jikalau mampu
67 - Tidak istinjak selepas kencing
68 - Tidak mendengar cakap ibu bapa
69 - Tipu daya
70 - Wanita menyerupai lelaki
Waba'du: Allah SWT berfirman:
"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)". An Nisaa: 31
Monday, February 8, 2010
Along Sibuk NPC Rumah


Happy Belated Birthday Kak Pooni...21 years old
Keluarga uncle Viji
Amboi!... along dan Ya yang lebih-lebih pulakAi... Uncle Siva.. the best uncle!..


umi dengan Amama. Menantu kesayangan
O


Friday, February 5, 2010
Jom Dengar Lagu Maher Zain

Who Is Habib Umar Bin Hafiz?
HABIB umar bin hafiz is a descendant of the Prophet, peace and blessings be upon him, through his grandson Imam Hussain, may Allah be pleased with him. He was born in Tarim, Hadramaut in Yemen, and raised in a household that possessed a tradition and lineage of Islamic scholarship and righteousness, his father being the famous martyr, scholar, and caller to Islam Al-Habib Muhammad bin Salim.
Having memorized the Qur’an at a very early age, Habib Umar also memorized the core texts in fiqh, hadith, Arabic Language, and other religious sciences. He studied many sciences including spirituality from his father Al-Habib Muhammad bin Salim, acquiring from him a deep love and concern for da‘wah and religious counsels in the way of Allah. He attended numerous circles of knowledge held by many traditional scholars, such as Muhammad bin Alawi bin Shihab and al-Shaikh Fadl Baa Fadl. Later, he enrolled at the Ribat of al-Bayda’, where he began to study the traditional sciences under the expert tutelage of Al-Habib Muhammad bin Abd-Allah al-Haddar, as well as under the Shafi‘i jurist and scholar Al-Habib Zain bin Sumait. Habib Umar was given permission to teach soon after.
Afterwards, he began to visit many neighboring towns and communities across Yemen and studied with the mufti of Ta‘iz, al-Habib Ibrahim bin Aqil bin Yahya, who began to show him much love and attention. He received similar treatment from his Shaikh al-Habib Muhammad al-Haddar, who gave him his daughter’s hand in marriage after being impressed by his uprightness and intelligence. Al-Habib Umar then traveled to the Hijaz and studied several books with prominent scholars, including Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad al-Saqqaf, Al-Habib Ahmed Mashur al-Haddad, and Al-Habib Attas al-Habashi.
Wherever Habib Umar has gone, no stone has been left unturned in his attempt to revive the love of Allah and His Messenger, peace and blessing be upon him, in the hearts of people. After returning to Tarim, he established Dar al-Mustafa, an educational institute to which students from across the world have come to study. Habib Umar currently lives in Tarim, where he oversees the development of Dar al-Mustafa and the many schools that have been set up under his management.

Kun FayaKuun ( apabila dikatakan jadi..maka jadilah)
PEMAIN : Agus Kuncoro, Desy Ratnasari, Zaskia A. Mecca, Andre Stinky, Opick
SUTRADARA : H. Guntur Novaris
PENULIS NASKAH : H. Yusuf Mansur, H. Guntur Novaris
PRODUSER : H. Yusuf Mansur, H. Guntur Novaris
RUMAH PRODUKSI : PUTAAR PRODUCTION
KLASIFIKASI PENONTON : 13 Tahun Keatas (13+)
TANGGAL RILIS : 17 April 2008 (Serentak di seluruh Bioskop 21)
SINOPSIS :
Ardan (Agus Kuncoro) seorang tukang kaca keliling.Hidupnya sangat sederhana tetapi Ia tetap gigih berjuang,sabar.tabah dan selalu ikhlas apapun cobaan diberikan kepadanya, itikadnya tetap bulat untuk mewujudkan impian untuk menjadikan keluarganya keluar dari himpitan kemiskinan.Ingin pula mengganti gerobaknya dengan sebuah kios.
Beruntung Ardan mempunyai seorang istri (Desi Ratnasari) yang solehah,setia,taat kepada suami dan Tuhannya.Dia juga tidak pernah luput mendoakan dan menanti dengan setia kedatangan Ardan sepulangnya dari berjualan kaca keliling.Senyumannya sangat khas untuk membahagiakan hati Ardan.Tutur katanya pun sangat bijak dihadapan kedua buah hati mereka.Sampai ketika keyakinan itu berada pada titik nadir,ternyata sesuatu terjadi pada keluarga tersebut dari arah yang tidak terduga.


Wednesday, February 3, 2010
hepi bufday ABAH!!!
I just want 2 wish hepi bufday to you.....may Allah will always be with you...
AMIN
Tuesday, February 2, 2010
Pelancongan di Malaysia
· Membanyakkan kawasan pelancongan seperti pulau-pulau yang airnya jernih dan berbatu karang
· Menaiktarafkan kemudahan-kemudahan
· Membina banyak hotel yang bertaraf lima bintang, padang golf, hotel kos sederhana, dan chalet yang sewanya rendah untuk menarik pelancong.
· Menambah lesen agensi pelancongan.
· Pemuliharaan kawasan-kawasan bersejarah, kawasan pelancongan sedia ada
· Membuka kawasan hutan simpan untuk trekking
· Membuka kawasan tasik untuk aktiviti memancing,bermain bot
· Promosi oleh agensi kerajaan (agensi + usaha).
· Mengadakan persidangan / pameran antarabangsa
· Membaiki jalan raya / keretapi / lapangan terbang / pelabuhan supaya kawasan pelanconan mempunyai darjah ketersampaian yang tinggi spt keretapi Express Langkawi penerbangan MAS ke destinasi antarabangsa.
· Memberi pengurangan cukai kepada syarikat pelancongan untuk memajukan kawasan baru.
· Mengadakan kedai bebas cukai
· Polis pelancong untuk menjamin keselamatan pelancong.
Dicatat oleh cikgu Zalina




