Followers

Wednesday, August 18, 2010

Waktu Mustajab Untuk Berdoa


1. KETIKA SAHUR ATAU SEPERTIGA MALAM TERAKHIR
Teman-teman sering bangun disepertiga malam terakhir tidak, untuk melaksanakan ibadah sunnah atau melakukan aktifitas lain seperti belajar misal? Nah, selain dimanfaatkan untuk aktifitas tersebut, kita juga bisa memanfaatkannya untuk memanjatkan doa lho! Karena sepertiga malam terakhir itu merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

sabda Rasulullah

ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا ، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول : من يدعوني فأستجيب له ، من يسألني فأعطيه ، من يستغفرني فأغفر له
Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘”
(HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)

Nah…. Allah saja sudah berfirman akan mengabulkan doa yang disepertiga malam yang terakhir. Masa’ kita meragu akan janji Allah? Jadi… Yuk, kita manfaatkan waktu tersebut untuk berdoa banyak-banyak kepada Allah. Yang pasti nggak asal do’a, tapi juga harus dibarengi dengan hti yang ikhlas, kusyuk, dan berserah diri.


2. KETIKA BERBUKA PUASA
Sebagaimana hadits Rasulullah, kenikmatan orang berpuasa ada 2, yaitu di kala berbuka puasa dan kala bertemu dengan Allah kelak. Selain itu, waktu berbuka puasa juga merupakan waktu mustajab untuk berdoa.

ثلاث لا ترد دعوتهم الصائم حتى يفطر والإمام العادل و المظلوم
‘”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi”
(HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)


Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله
/Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah/
(‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah’)
(HR. Abu Daud no.2357, Ad Daruquthni 2/401, dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232)



3. KETIKA ADZAN BERKUMANDANG
seperti yang tertera dalam hadits Rasulullah ini.

ثنتان لا تردان أو قلما تردان الدعاء عند النداء وعند البأس حين يلحم بعضهم بعضا
Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang
(HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)

So, kalau adzan telah berkumandang, mari kecilkan volume televisyen, matikan radio, kita biarkan suara adzan menggema dalam hati, dan berdoa hal yang baik-baik. Jangan lupa, segera tunaikan solad! Hehehe….


4. DI ANTARA ADZAN DAN IQAMAH

Setelahnya adzan sampai denga iqamah juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa

الدعاء لا يرد بين الأذان والإقامة
Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak
(HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)


5. KETIKA SUJUD DALAM SHALAT
Rasulullah S.A.W bersabda :

أقرب ما يكون العبد من ربه وهو ساجد . فأكثروا الدعا
Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu
(HR. Muslim, no.482)

Jadi, perpanjanglah waktu sujud untuk memperbanyak doa kepada Allah.





6. KETIKA SEBELUM SALAM PADA SHALAT WAJIB

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

قيل يا رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الدعاء أسمع قال جوف الليل الآخر ودبر الصلوات المكتوبات
Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: “Diakhir malam dan diakhir shalat wajib
(HR. Tirmidzi, 3499)

Banyak di antara kita, bahkan yg diterangkan di buku panduan shalat sehari-hari itu bahwa berdoa di lakukan setelah salam. Tapi ternyata, TIDAK TERDAPAT RIWAYAT bahwa Rasulullah dan para sahabat merutinkan doa setelah salam shalat wajib. . Saya juga sempet kecele sebelum membaca sumber artikel ini.

Lha terus, yang dimaksud ‘diakhir shalat wajib’ ini apa dong? Nah, dalam menjawab pertanyaan ini, Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam Zaadul Ma’ad (1/305) menjelaskan bahwa yang dimaksud ‘akhir shalat wajib’ adalah sebelum salam.

Ahli fiqih masa kini, Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah berkata: “Apakah berdoa setelah shalat itu disyariatkan atau tidak? Jawabannya: Tidak disyariatkan. Karena Allah Ta’alaberfirman:

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ
Jika engkau selesai shalat, berdzikirlah
(QS. An Nisa: 103)

Allah berfirman ‘berdzikirlah’, bukan ‘berdoalah’. Maka setelah shalat bukanlah waktu untuk berdoa, melainkan sebelum salam” (Fatwa Ibnu Utsaimin, 15/216).

Jadi, selesai shalat, amalan yang disyariatkan adalah memperbanyak dzikir. Memang tidak ada larangan untuk berdoa setelah salam pada shalat wajib, tapi kalau ada waktu yang mustajab untuk berdoa, kenapa kita tidak memanfaatkannya?


7. KETIKA HUJAN



ثنتان ما تردان : الدعاء عند النداء ، و تحت المطر
Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun
(HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’, 3078)



8. PADA MALAM LAILATUL QADAR


Nah! inilah ketikanya, sesuai sangat pada bulan Ramadhan ini, kalau teman-teman ditanya mengenai ‘Malam Lailatul Qadar’, pasti yang teringat adalah malam yang lebih baik daripada 1000 bulan. Seperti yang tertulis di Al-Qur’an ini :

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Malam Lailatul Qadr lebih baik dari 1000 bulan
(QS. Al Qadr : 3)

Selain kita bisa mendapkan pahala yang melimpah ruah di malam lailatul qadar ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak doa juga , seperti yang tersebut dalam hadits yang disampaikan oleh Aisyah r.a ini :

قلت يا رسول الله أرأيت إن علمت أي ليلة ليلة القدر ما أقول فيها قال قولي اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني
“Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: Berdoalah:

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni

['Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku'']”
(HR. Tirmidzi, 3513, Ibnu Majah, 3119, At Tirmidzi berkata: “Hasan Shahih”)


9. PADA HARI JUMAAT



أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر يوم الجمعة ، فقال : فيه ساعة ، لا يوافقها عبد مسلم ، وهو قائم يصلي ، يسأل الله تعالى شيئا ، إلا أعطاه إياه . وأشار بيده يقللها
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut
(HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu HurairahRadhiallahu’anhu)

Secara umum, ada 4 pendapat terkuat mengenai waktu tersebut, yaitu :
(1). Sejak imam naik mimbar sampai selesai shalat Jum’at.
Pendapat ini dipilih oleh Imam Muslim, An Nawawi, Al Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al Baihaqi, dengan dasar hadits :

هي ما بين أن يجلس الإمام إلى أن تقضى الصلاة
Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai
(HR. Muslim, 853 dari sahabat Abu Musa Al Asy’ari Radhiallahu’anhu).

(2). Setelah ashar sampai terbenamnya matahari
Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi dan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah, dan lebih mahsyur di kalangan ulama, dengan dasar hadits :

يوم الجمعة ثنتا عشرة يريد ساعة لا يوجد مسلم يسأل الله عز وجل شيئا إلا أتاه الله عز وجل فالتمسوها آخر ساعة بعد العصر
Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar
(HR. Abu Daud, no.1048 dari sahabat Jabir bin Abdillah r.a. Dishahihkan Al Albani di Shahih Abi Daud).

(3). Setelah ashar, namun diakhir-akhir hari Jum’at
Pendapat ini didasari oleh riwayat dari Abi Salamah. Ishaq bin Rahawaih, At Thurthusi, Ibnul Zamlakani menguatkan pendapat ini.

(4). Menggabungkan semua pendapat yang ada
Pendapat ini dipilih oleh Imam Ahmad bin Hambal, Ibnu ‘Abdil Barr. Dikuatkan oleh Ibnu Hajar sendiri.

Ibnu ‘Abdil Barr berkata: “Dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa pada dua waktu yang disebutkan”. Dengan demikian seseorang akan lebih memperbanyak doanya di hari Jum’at tidak pada beberapa waktu tertentu saja.


10. HARI RABU ANTARA ZUHUR DAN ASAR

T
Berikut hadits yang mendasarinya.

Dari Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu:

أن النبي صلى الله عليه وسلم دعا في مسجد الفتح ثلاثا يوم الاثنين، ويوم الثلاثاء، ويوم الأربعاء، فاستُجيب له يوم الأربعاء بين الصلاتين فعُرِفَ البِشْرُ في وجهه
قال جابر: فلم ينزل بي أمر مهمٌّ غليظ إِلاّ توخَّيْتُ تلك الساعة فأدعو فيها فأعرف الإجابة
Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam berdoa di Masjid Al Fath 3 kali, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir : ‘Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa,dan saya mendapati dikabulkannya doa saya‘”

Dalam riwayat lain :

فاستجيب له يوم الأربعاء بين الصلاتين الظهر والعصر

Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Zhuhur dan Ashar
(HR. Ahmad, no. 14603, Al Haitsami dalam Majma Az Zawaid, 4/15, berkata: “Semua perawinya tsiqah”, juga dishahihkan Al Albani di Shahih At Targhib, 1185)


11. PADA HARI ARAFAH


خير الدعاء دعاء يوم عرفة
Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah
(HR. At Tirmidzi, 3585. Di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

Jadi, pada hari tersebut, seluruh kaum muslimin baik yang menunaikan ibdah haji maupun tidak dianjurkan memperbanyak doa.


12. SAAT PERANG BERKECAMUK

Ternyata, selain mendapat pahala yang begitu besar dan syurga bagi mereka yang mati syahid, keutamaan lain dari perang dalam rangka jihad di jalan Allah adalah dijabahnya doa oleh Allah s.w.t. seperti yang diterangkan dalam hadits ini :

ثنتان لا تردان أو قلما تردان الدعاء عند النداء وعند البأس حين يلحم بعضهم بعضا
Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang
(HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)

Wah wah…. Keinginan untuk pergi berpeang ke palestina jadi mencuat lagi nih. Hehehe….


13. KETIKA MINUM AIR ZAM-ZAM


ماء زمزم لما شرب له
Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya
(HR. Ibnu Majah, 2/1018. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah, 2502)


Nah, sahabat…. Itu tadi beberapa waktu yang diistimewakan oleh Allah untuk berdoa. Semoga Allah Ta’ala mengabulkan doa-doa kita dan manerima amal ibadah kita. Amiin ya robbal ‘alamiin….

SELAMAT MENJALANI IBADAH PUASA

Wassalamu’alaikum wa rahamtullah hi wabarakatuh!

Tuesday, August 17, 2010

Rasulullah selalu berlapar.


Suatu Riwayat yang diberitakan oleh Abu Nu'im, daripada Abu Hurairah r.a dia berkata:

"Aku pernah datang daripada Rasulullah s.a.w ketika dia sedang bersembahyang duduk, maka akupun bertanya kepadanya: "Ya Rasulullah kenapa aku melihatmu bersembahyang duduk, apakah engkau sakit?

Jawab baginda, "Aku lapar wahai Abu Hurairah!"

Mendengar jawapan baginda itu aku terus menangis sedih melihatkan keadaan Baginda itu, Baginda berasa kasihan melihatku menangis, lalu berkata:

"Wahai Abu Hurairah! jangan menangis kerana beratnya hisab di hari kiamat tidak akan menimpa orang yang hidupnya lapar di dunia jika dia menjaga dirinya semasa hidup di dunia"

Assatagfirullah Halazim....

Semoga kisah dan teladan daripada sirah Rasulullah ini menguatkan iman kita menahan diri dari lapar dan dahaga pada bulan Ramadan Mubarak ini.

wassalam.

Sunday, August 15, 2010

Solat Tarawikh di Kampung dan di Bandar....

Rumah Atok n Wan kembali suram.... bila anak cucu pulang semula ke sarang!


Salam alaik....

Alhamdulillah hari telah lima hari umat Islam mengerjakan solat tarawikh, dan telah 6 malam umat Islam mergejakan solat Tarawikh. Alhamdullillah sepanjang tempoh itu ana masih diberi peluang untuk mengerjakan ibadah tersebut di 3 buah masjid.

Pada malam pertama, Oleh kerana tidak ada kekangan masa ana dan keluarga melakukannya di Masjid Inst. Pendidikan Guru Bangi, solat bersama-sama anak muda yang masih kuat dan bertenaga. Memang auranya berbeza, anapun turut rasa muda dan bersemangat. Tetapi di sini buat 8 rakaat sahaja. Hal ini kerana pada permulaan dan akhirnya ada tazkirah.

Malam-malam seterusnya di masjid dekat kawasan perumahan ana sahaja...masjid yang sangat cantik dan tersergam indah. Baru beberapa minggu dirasnikan oleh Sultan Selangor.

Akhir sekali malam tadi ana telah berkesempatan melakukan Tarawikh di masjid Kampung ana di Kampung Baru Sungai Ling Temerloh Pahang.. Masjid yang sangat kecil (sebab dah biasa masuk masjid besar agaknya), banyak kekurangannya dari segi kemudahan namun di sinilah ana dapat kelainannnya. menurut ayah, semua masjid di negeri Pahang memang telah diarahkan supaya membuat tarawikh 20 rakaat.

Satu yang ana rasa terharu dan lainnya daripada masjid yang ana pergi sebelum ini ialah jemaahnya. Jemaahnya tidaklah ramai (jemaah perempuanla..) tidak melebihi 40 orang termasuk kanak-kanak... namun yang membangga ana ialah setelah 8 rakaat solat tarawikh tidak ada seorangpun jemaah yang meninggalkan solat tarawikh walaupun kanak-kanak. Hal yang sebaliknya berlaku di sini (taman perumahan ana) , setelah 8 rakaat masjid menjadi lenggang... mungkin penat bekerja di siang hari agaknya... Namun, alhamdulillah masih berusaha walaupun tak penuh.

Cuma ana kagum dengan makcik-makcik di kampung ana, sebahagian besarnya dah begitu tua, melihatkan mereka nak bangun daripada duduk begitu 'seksa'. namun tidak pula mereka mengalah... Melihatkan itu terasa hinanya diri ini. Masih mempunyai kudrat dan masa tapi masih berdolak dalih nak buat yang sempurna.... InsyaAllah ini memberi semangat untuk ana untuk lebih sedar akan diri ini.

Wahai desa yang terpaksa lagi aku tinggalkan, semoga makcik Esah, wak Ju , kak Sam, Kak Leha, Wak Timah, makcik Siti, Kak Mah, Kak Yok, Ida, yati, adik-adik dan anak-anak yang telah tak berapa aku kenali lagi sentiasa sihat sejahtera menjalani badah puasa ini.... terima kasih, kekuatan, semangat dan keramahan kalian sangat menginsafkan diri ini. Semenjak ana meninggalkan kampung kerana melanjutkan pelajaran di Universiti ana tidak pernah punya peluang lama berada di kampung.... Walaupun hasrat memang ada.


"Terima kasih Omak, ayah, hehe.... mak Alang. nanti rayo jumpo pulak."

Wassalam





Friday, August 13, 2010

BULAN TERAPI USIA

Salam alaik...

Ahlan wasahlan, marhaban ya marhaban. Bulan Ramadan datang kembali. Bulan yang Allah hadiahkan khusus kepada umat nabi Muhammad SAW untuk diberikan keampunan, diberikan penghormatan dengan pelbagai darjat asal sahaja manusia mahu patuh segala perintah_Nya sepanjang Ramadhan. Allah sendiri yang mengatur program tentatif di dalamnyanya.

Bulan yang dijannikan awalnya rahmat, perteengahannya keampunan dan akhirnya pelepasan daripada api neraka.

Sebab itu Rasulullah SAW berpesan kepada umatnya, supaya dalam bulan Ramadhan ini perbanyakan:

  1. Mesti pohon redha Allah dengan menguatkan Tauhid dan keyakinan beriman kepada Allah.
  2. Mesti banyak beristighfar - bulan Ramadhan pintu pengampunan terbuka seluas-luasnya.
  3. Mesti pohon supaya dapat syurga Allah - Sesungguhnya jaminan Allah kepada sesiapa yang mencontohi kekasih-Nya pasti syurga.
  4. Mesti minta sungguh-sungguh dilindungi daripada api neraka. berazam dalam diri agar sifar dosa kerana kita tidak tahu berapa lama lagi umur kita di atas dunia ini.
Anggaplah Ramadhan yang kita sedang lalui ini sebagai Ramadhan terakhir. Motivasi mengingatkan dekatnyaa kematian akan menjadikan kita serius beramal ibadah dan serius berbuat kebajikan dalam bulan al-Mubarak ini.

Andai umur melangkau Syawal, bersyukurlah banyak-banyak atas usia bonus itu.
Salam Ramadhan al-Mubarak.